WAJIB BACA

loading...

Menelusuri Private Party Topless DJ di Jakarta, Antara Ada dan Tiada, Ternyata…

On 19.42.00 with No comments

loading...
Menelusuri Private Party Topless DJ di Jakarta, Antara Ada dan Tiada, Ternyata…

Malam pergantian tahun, saatnya berpesta. Bagi mereka yang doyan private party, Jakarta adalah surganya. Segala pesta ada. Termasuk topless disc jockey (DJ). Suguhan itu hanya untuk para penggila keindahan kaum hawa di tengah ingar-bingarelectronic dance music (EDM) nan menggelora.

IRAMA EDM mengalun tidak terlalu kencang di deretan warung kopi di Taman Hiburan Rakyat (THR) Lokasari, Jakarta Barat. Beberapa single DJ-DJ papan atas dunia seperti Avicii, Hardwell, Martin Garrix, dan Zedd bergantian diputar kala fajar mulai menjelang.
Bagi orang yang tidak begitu memahami makna secara geomusical, mungkin itu tidak bermakna apa pun. Namun, bagi yang paham musik, hal tersebut adalah sebuah keanehan. Ya, Lokasari yang masih masuk wilayah Kota, Jakarta Barat, itu memang bukan habitat musik kekinian tersebut. 
Sebab, yang diputar di sana mayoritas musik house yang biasa disebut disko kota. Musik itu biasanya berbentuk remix dangdut yang berisi sound penuh telolet. So, kalau ada orang yang memutar musik-musik EDM dari para DJ terkenal itu di sana, bisa dipastikan, dia mengerti musik dan punya taste musik yang not bad
Kami pun mencari sumber suara tersebut yang ternyata berasal dari sebuah warung kopi yang terletak di tengah-tengah. Setelah sedikit bertanya, seorang pemuda yang mengaku bernama Michael pun menuturkan bahwa dirinyalah yang memutar musik itu. ’’Saya memang DJ. Jadi, tahu lah lagu-lagu bagus,’’ kata Michael yang saat itu mengenakan T-shirt putih dan celana jins pendek. 
embari berlindung dari guyuran gerimis, kami pun larut berbicara tentang musik dan segala tetek-bengek kemeriahan pesta di ibu kota. Kejadian tersebut terjadi awal Oktober. 
Kebetulan, ketika itu, Mille’s, sebuah diskotek di Lokasari, belum ditutup Pemprov DKI karena ketahuan ada pengunjung yang memiliki narkoba. Nah, di Mille’s itulah biasanya musik disko kota diputar. 
Kala itu, kami memang sengaja bertandang ke sana untuk berburu topless DJ alias DJ yang tidak memakai atasan, wkwkwkw. Sejak dulu, Mille’s memang dikenal sebagai diskotekundercover yang bisa menyediakan kesenangan dalam bentuk bermacam-macam. 
Kami berpikir, siapa tahu, di sana juga ada topless DJ yang kami cari sejak pertengahan tahun. Yestopless DJ di Jakarta memang antara ada dan tiada. Ada yang bilang ada, tetapi ketika didesak malah geleng-geleng tanda tidak tahu persis. 
Banyak kenalan yang kebetulan berprofesi DJ. Yang level klub lokal hingga internasional juga sudah kami tanya. Teman-teman yang berlabel party animal pun sudah ditanyai. Mereka sih mengiyakan, tetapi mengaku tidak tahu siapa yang harus kami hubungi untuk menemukan keberadaan para topless DJ tersebut. ’’Ada kok, saya pernah lihat,’’ ucap Andrew, pengusaha muda yang juga penggila pesta. 
Namun, ketika klub yang dia maksud kami datangi, ternyata tidak ada. Berdasar informasi yang kami terima dari pihak klub, hal tersebut hanya event insidental. Itu pun yang diundangtopless DJ dari mancanegara. Zonk deh. 
Nah, setelah beberapa bulan bertanya ke sana-sini dan keluar-masuk klub dari yang papan atas sampai yang tamunya datang pakai sandal jepit, rupanya, malam itu, kami menemukan titik terang. Kami melihat ada cahaya di ujung lorong di warkop sederhana tersebut. 
Ceritanya, setelah berbincang dengan Michael tentang musik dan dunia DJ, kami pun memberanikan diri untuk bertanya tentang topless DJ. Awalnya, pria 31 tahun itu berbicara berputar-putar. Namun, saat kami bilang benar-benar akan menyewa topless DJ untuk pesta ultah bos kami, dia pun perlahan-lahan mulai membuka diri. 
Michael akhirnya bilang bahwa dirinya juga bisa menyediakan para topless DJ. Setelah itu, pria asal Sumatera Selatan tersebut pun tidak lagi malu-malu. 
Dia mengaku dengan terus terang bahwa dirinya menjalankan agensi yang talent-nya adalah MC, DJ, dan dancer. ’’Penarinya ada macam-macam. Mulai sexy dancer sampe striptease. DJ-nya juga ada yang biasa sampai yang topless,’’ ungkapnya. 
Tak lama kemudian, dia mengeluarkan smartphone miliknya. Dari layar 5 inci di telapak tangannya itu, dia menunjukkan foto-foto para penari dan DJ yang bisa disewa. Dia menerangkan, ada belasan topless DJ yang siap di-booking untuk meramaikan private party. Pesta boleh apa saja asal privasi si DJ terjaga. “Boleh pesta ultah, tahun baru, promosi jabatan, asal bukan pesta sunatan. Kasihan, nanti jahitannya putus, Bro. Hehehehe…,” ujarnya. (kabarindonesiaku.com) 
loading...
loading...
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »