Saya Kira Dia Marah, Rupanya Dia Langsung Buka Pakaiannya

On 21.38.00 with No comments


Pontianak – Awalnya, sebut saja namanya Bunga, gadis 16 tahun itu terlebih dahulu digagahi mantan pacarnya, berinisial Rk, 17 warga Jalan Khatulistiwa, Siantan Hilir, Pontianak Utara. Setelah puas, giliran Rd yang mencabulinya.
Kasus pencabulan ini terjadi 30 September lalu. Meskipun mahkota anak gadisnya dirampas, namun orang tua Bunga masih berupaya menyelesaikan masalah dengan cara kekeluargaan. Sayangnya tidak ditanggapi dengan iktikad baik dari keluarga kedua pelaku.

Karena itulah, kedua orang tua Bunga melaporkan kasus ini ke Mapolresta Pontianak. Kini Rd dan Rk menjadi tahanan Polresta. Keduanya masih menjalani pemeriksaan polisi.

Ditemui di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polresta Pontianak, Rabu (14/12) sore, Rd tampak tertunduk. Dia mengaku mencabuli Bunga lantaran nafsu.

Awalnya dia dihubungi Bunga melalui Blackberry Massager (BBM). Dalam percakapan itu, Bunga meminta pemuda yang putus sekolah sejak kelas 5 SD ini untuk menjemputnya. Kemudian minta diantar ke rumah Rk, tak lain mantan pacarnya di Jalan Panca Bhakti, Siantan.

“Saya baru kenal Sabtu itu. Dia ngeping saya dan minta dibawa ke rumah Rk. Saya jemput dia. Begitu sampai, dia langsung masuk kamar bersama Rk,” kata Rd.

Kala itu, Rd langsung mempunyai pikiran kotor. Dalam pikirnya, Rk dan Bunga pasti lagi berhubungan badan. Karena lama berada dalam kamar itu. Untuk memastikan, sesekali ia mengintip.

“Dia (Bunga) dan Rk begituan di kamar. Saya di luar sambil merokok sama Fa (pria). Kemudian saya curiga dan intip mereka sambil teriak ‘woi, kitak lagi ape?” katanya.

Ternyata pikiran kotor Rd benar. Rk dan Bunga sedang hohohihi yang tak semestinya dilakukan mereka. “Melihat mereka begituan, saya nafsu. Jadi kepengen,” jelas Rd.

Usai Rk keluar dari kamar dan menuju ke kamar mandi. Sedangkan Bunga masih berada di kamar sambil mengenakan pakaiannya. “Saya langsung datangi dia (Bunga). Kami ngobrol dulu. Kemudian saya rayu dan peluk dia,” jelas Rd.

“Saya kira dia marah, rupanya dia langsung buka lagi pakaiannya. Dan kami pun begitu. Tak lama, singkat saja,” ujar Rd yang awalnya tak mengakui persetubuhan ini.

Kenakalan remaja ini akhirnya diketahui orang tua Bunga. “Karena penyelesaian secara musyawarah tak bisa, makanya orang tua korban melaporkan ke kita,” kata AKP Siswadi, Wakasat Reskrim Polresta Pontianak.
Berdasarkan laporan itu, dilakukanlah serangkaian penyelidikan untuk mendapatkan alat bukti. Pengakuan Bunga, dia telah digilir Rk dan Rd. Kemudian diperkuat dengan hasil dari visum, menunjukkan adanya persetubuhan.

“Berbekal dari keterangan korban dan hasil visum ini, kedua pelaku ditangkap di kediamannya masing-masing. Pelaku ada yang masih bawah umur dan dewasa,” jelas Siswadi. (oxa/fab/JPG/sdf)

BACA SUMBER

Silahkan Lihat Videonya Di bawah:

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »